Ringkasan Putusan Mahkamah Konstitusi

3 Februari 2009 at 17:52 Tinggalkan komentar

Ringkasan Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Beberapa Pasal

Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Putusan Perkara : NO 012/PUU-1/2003

Tentang Pengujian UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Terhadap UUD 1945

Tanggal : 28 Oktober 2004

Dasar Hukum Keberadaan Mahkamah Konstitusi Adalah UU No. 24 Tahun 2003

Tugas Utama Mahkamah Konstitusi

Mengawal konstitusi dengan cara menguji apakah sebuah

UU sudah sesuai dengan UUD

Tugas Umum Mahkamah Konstitusi

1.  Pengujian Undang-Undang

2.  Memutus perselisihan hasil pemilu

3.  Memutus kewenangan lembaga negara

4.  Pembubaran partai

5.  Impeachment

Undang-Undang Yang Dapat Diuji adalah :

UU yang diundangkan setelah UUD 1945 pertama kali diamandemen yaitu setelah tanggal 19 Oktober 1999

UU di Judical Review karena :

UUD 1945 berubah (amandemen)

UU dibuat oleh lembaga politik (Presiden – DPR – DPD)

Pengambilan keputusan sering dilakukan melalui mekanisme voting

Pengambilan keputusan berdasarkan kompromi-kompromi

Hasil Judical Review

1. UU bisa dianulir

2. UU ditolak sebagian

Yang dapat melakukan Judical Review adalah

Pemohon yang menganggap hak dan / atau kewenangan konstitusionalnya dirugikan oleh berlakunya suatu UU

Pemohon terdiri dari :

1. Perorangan warga negara Indonesia

2. Kesatuan masyarakat hukum adat

3. Badan hukum publik atau privat

4. Lembaga negara

UU Ketenagakerjaan Diuji Baik Formil Maupun Materil

Pengujian Formil dengan alasan :

UU Ketenagakerjaan telah disusun dengan melanggar prinsip-prinsip dan prosedural penyusunan dan pembuatan sebuah UU yang patut yang terlihat dari fakta-fakta antara lain :

1. Tidak adanya naskah akademis yang memberi dasar perimbangan ilmiah perlunya UU

2. Penyusunan UU Ketenagakerjaan di warnai kebohongan publik oleh DPR

Pengujian materil (dengan alasan) :

1. UU Ketenagakerjaan bertentangan dengan UUD 1945 khususnya pasal 27 ayat 1, pasal 28 dan pasal 33

2. UU Ketenagakerjaan secara substansial lebih buruk dari UU sebelumnya

A. Permohonan yang diterima (berarti ketentuan dalam paal-pasal UU no 13 tahun 2003 dicabut dinyatakan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat) :

Pasal 158 mengenai PHK terhadap pekerja/buruh dengan alasan pekerja buruh melakukan kesalahan berat

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

Setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum

Kewenangan pada pengusaha untuk PHK terhadap pekerja melakukan kesalahan berat tanpa “due of process of law” bertentangan dengan pasal 27 UUD 1945

Adanya diskriminasi pasal 158 dibandingkan dengan pasal 160

Pasal 159 – mengenai PHK yang tidak diterima oleh pekerja dapat mengajukan gugatan ke lembaga penyelesaian hubungan industrial

Petimbangan Mahkamah Konstitusi

Perlakuan tidak adil bagi pekerja yang dikenakan beban pembuktian

Kerancuan berfikir antara proses perkara perdata dan proses perkara pidana

a) Pasal 160 ayat 1 Sepanjang kalimat… “ bukan atas pengaduan pengusaha ”

Pasal 170 sepanjang anak kalimat “… kecuali pasal 158 ayat 1”

Pasal 171 sepanjang anak kalimat “… kecuali pasal 158 ayat 1”

Pasal 186 sepanjang anak kalimat “… pasal 137 dan pasal 138 ayat 1 … “

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

Sanksi dalam pasal 186 tidak proposional karena mereduksi hak mogok yang merupakan hak dasar pekerja yang dijamin oleh UUD 1945

Pelaksanaan hak mogok yang melanggar persyaratan-persyaratan harus diatur secara proposional

Tidak sependapat dengan pemohon pasal-pasal tersebut melanggar kebebasan berserikat sebagaimana diatur dalam konversi ILO, sejauh ini ILO mengenal sejumlah pembatasan dalam praktek yang disetujui ILO

B. Permohonan yang ditolak (pasal tersebut tetap berlaku)

Pasal 64 – pasal 66 Outsourcing

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

Pemohon tidak dapat membuktikan dasar dari dalil bahwa pekerja dipandang sebagai komiditi karena dalam UU no. 13 tidak ada aturan yang menunjuk pada dalil tersebut

Pasal 76 – Pekerja Perempuan

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

UU Ketenagakerjaan yang memberi syarat-syarat tertentu bagi buruh yang bekerja malam justru memberikan perlindungan yang perlu bagi pekerja perempuan

Pasal 119, 120 dan 121 PKB

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

Oleh karena PKB dalam satu perusahaan hanya boleh satu PKB, maka aturan yang mensyaratkan satu SP diperusahaan yang memperoleh hak untuk mewakili pekerja cukup wajar dan tidak bertentangan dengan UUD 1945

Pasal 106 – LKS Bipartit

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

Bipartit untuk perusahaan yang mewakili pekerja 50 orang/lebih tidak perlu ditafsirkan meniadakan hak SP untuk memperjuangkan kepentingan pekerja, karena penunjukkan wakil pekerja dilakukan secara demokrasi

Kerancuan sistematika dan prosedural diantara pasal-pasal UU Ketenagakerjaan

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

Kerancuan merupakan tafsiran pemohon, sedang MK tidak melihat secara prinsipil yang mengandung inkonsistensi dan tidak bertentangan dengan UUD 1945

Keberadaan kepmen mempunyai kekuatan hukum yang mengikat yang bersifat umum telah diterima dan diakui keberadaannya

Adanya perbedaan antara draf 1 UU dengan UU Ketenagakerjaan

Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

Tidak dapat dibuktikan secara syah oleh pemohon sehingga harus dikesampingkan

Pendapat yang berbeda (Dissenting Opinion)

Pertimbangan 2 Hakim Konstitusi :

UUD 1945 dan perubahannya benar-benar merupakan konstitusi yang berbasis HAM

UU Ketenagakerjaan kurang ramah kemanusiaan dan kurang ramah pengayoman (proteksi) khususnya terhadap tenaga kerja antara lain pasal yang menyangkut :

Outsourcing – kurang protektif karena outsourcing sewaktu-waktu dapat terancam PHK

Syarat dalam perundingan PKB – intinya memperberat persyaratan untuk perundingan PKB-bagi SP, sehingga merupakan kebijakan terselubung untuk mengurangi hak-hak pekerja

Kebijakan administrasi mengenai mogok kerja cenderung mereduksi makna mogok kerja sebagai hak dasar pekerja

About these ads

Entry filed under: BANK, JALAN JALAN, RUNNING LIVE, SITINJAK. Tags: .

MY OWN SONS Kreatifitas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Yang telah mengunjungi :

  • 4,760 pengunjung
Februari 2009
M S S R K J S
« Jan   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: